Aril dan idolanya

Tirta Mandira Hudhi


      Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dokter Tirta beliau merupakan dokter yang terkenal pada platform media sosial. 
  • beliau lahir di Surakarta (Solo), Jawa Tengah, pada tanggal  30 Juli 1991
  • pendidikan terakhir beliau adalah S1 Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (UGM), lulus sekitar 2013, 
  • pekerjaan beliau Dokter muda, sempat bekerja di RSUP Dr. Sardjito, Dokter di Puskesmas Turi dan rumah sakit UGM, dan  Pengusaha / entrepreneur: Founder CEO “Shoes And Care” (perawatan sepatu), juga aktif di bisnis lain seperti Tukutu Indonesia, serta manajemen dan brand lainnya.
  • Agama / latar belakang keluarga : Latar belakang keluarga cukup beragam: ayahnya seorang Muslim Jawa, ibu Katolik berdarah Tionghoa. Dalam perkembangannya, dr. Tirta menjadi mualaf (berubah keyakinan).
Cerita Hidup & Perjalanan

       dr. Tirta mempunyai latar hidup yang penuh dinamika, dengan masa kecil dan remaja yang tidak selalu nyaman, serta banyak rintangan yang dia punya dan berhasil dilewati.

      Waktu kuliah, dia tidak hanya belajar kedokteran, tapi juga mulai usaha kecil-kecilan. Contohnya menjajakan gorengan sejak pagi, bangun sangat pagi, membeli gorengan, lalu mencoba menjualnya, sambil tetap kuliah. Usaha lain kecil-kecilan juga pernah dijalankan seperti jual gelang, flashdisk, jam, dll. 

Salah satu usaha besarnya adalah Shoes And Care, bisnis jasa perawatan sepatu yang ia rintis sejak masih mahasiswa.

       Dia aktif di media sosial, terutama sejak
pandemi COVID-19, untuk memberikan edukasi tentang kesehatan (pencegahan, fakta vs mitos, gaya hidup sehat) kepada masyarakat. 

      Dia juga melakukan aksi nyata seperti
menggalang bantuan, mendonasikan APD (Alat Pelindung Diri), masker, dan kegiatan pendukung tenaga medis yang menangani COVID-19. 

      Dulu dr. Tirta sempat memiliki gaya hidup yang sangat mewah (mobil mewah, motor besar, banyak barang), tetapi kemudian dia menyadari bahwa memiliki banyak barang dan tampilan luar yang glamor tidak selalu membawa kepuasan. Setelah refleksi, dia memilih untuk menjual barang-barang yang tidak diperlukan, memakai baju bekas atau yang diberikan orang lain, dan hidup lebih sederhana. 

Hal-hal Positif & Inspiratif

  • Kerja keras & kreativitas sejak muda Mencari penghasilan sendiri waktu kuliah dengan usaha kecil-kecilan, walau diledekin atau direndahkan, tetap dijalankan dengan konsistensi.
  • Kepedulian sosial & tanggung jawab profesi Ketika pandemi, tak hanya bicara melalui media sosial saja, tetapi juga turun langsung sebagai relawan, membantu pengadaan APD, mendukung sektor kesehatan secara nyata.
  • Bisnis sebagai sarana pemberdayaan Usahanya tidak hanya fokus profit, tetapi dia juga melibatkan elemen pemberdayaan sosial: memberi peluang kerja pada yang kurang beruntung, memperhatikan kesejahteraan karyawan, dan menggunakan bisnis sebagai salah satu media untuk dampak baik.
  • Ketulusan dalam perubahan gaya hidup Meski di luar terlihat sukses dan berada di panggung publik, dia memilih mengurangi kemewahan dan fokus ke hal-hal yang menurutnya lebih bermakna — bersahaja, lebih peduli orang lain daripada penampilan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

Daffa dan Idolanya

BAGAS DENGAN CITA CITANYA!